Tugas dan Fungsi

Tugas

Bidang Fisik dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Badan Perencanaan Pembangunan di bidang fisik dan prasarana.

Fungsi

Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Bidang Fisik dan Prasarana mempunyai fungsi :

  1. penyusunan petunjuk pelaksanaan perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah bidang fisik dan prasarana pada skala kota;
  2. pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah bidang fisik dan prasarana kota;
  3. penyusunan pedoman dan standar perencanaan pembangunan daerah bidang fisik dan prasarana;
  4. pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kota;
  5. penyusunan petunjuk pelaksanaan pengelolaan kawasan dan lingkungan perkotaan skala kota;
  6. perencanaan keserasian pengembangan perkotaan;
  7. pelaksanaan koordinasi perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan daerah bidang fisik dan prasarana skala kota;
  8. pelaksanaan konsultasi perencanaan dan pengendalian pengembangan daerah skala kota;
  9. pelaksanaan bimbingan, supervisi dan konsultasi kerjasama pembangunan antar kecamatan dan antara kecamatan dengan swasta, dalam dan luar negeri skala kota;
  10. pelaksanaan konsultasi keserasian pengembangan perkotaan;
  11. perencanaan pengembangan wilayah pesisir skala kota;
  12. pelaksanaan konsultasi pengembangan kawasan prioritas, cepat tumbuh dan andalan skala kota;
  13. pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah bidang fisik dan prasarana skala kota;
  14. penyusunan petunjuk teknis pembangunan bidang fisik dan prasarana skala kecamatan;
  15. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah kecamatan bidang fisik dan prasarana;
  16. pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama pembangunan antar kecamatan dan antara kecamatan dengan swasta, dalam dan luar negeri skala kota;
  17. pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan kawasan dan lingkungan perkotaan bidang fisik dan prasarana skala kota;
  18. pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kawasan prioritas, cepat tumbuh dan andalan bidang fisik dan prasarana skala kota;
  19. pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan keserasian pengembangan perkotaan bidang fisik dan prasarana skala kota;
  20. perumusan kebijakan dan strategi pembangunan perkotaan wilayah kota bidang fisik dan prasarana (mengacu kebijakan nasional dan provinsi);
  21. penyusunan peraturan daerah mengenai pengembangan perkotaan berdasarkan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) bidang fisik dan prasarana;
  22. penyiapan program pembangunan sarana dan prasarana perkotaan jangka panjang dan jangka menengah kota bidang fisik dan prasarana dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) nasional dan provinsi;
  23. perumusan dan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) kota tentang perumahan swadaya (pembangunan baru, Pemugaran, perbaikan, perluasan, pemeliharaan dan pemanfaatan) bidang fisik dan prasarana;
  24. penelitian dan pengembangan;
  25. penyusunan rencana tindak peningkatan kapasitas kota;
  26. perencanaan, penganggaran, dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) skala kota;
  27. perumusan kebijakan dan strategi pembangunan dan pengembangan perumahan skala kota;
  28. perencanaan kawasan strategis kota;
  29. penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK), Rencana Tata Ruang Kawasan (RTRK) Strategis Kota dan Rencana Induk Pengembangan Prasarana dan Sarana (PS) Air Limbah Kota;
  30. perumusan kebijakan strategis operasionalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK);
  31. pelaksanaan pedoman Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota bidang fisik dan prasarana.